Pemerintah RI Resmikan Pesantren NU Pertama di Jepang

    WARTABANJAR.COM, TOKYO – Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi meresmikan pesantren Nahdlatul Ulama (NU) pertama di Jepang, Jumat (04/05/2024). Pesantren NU itu berdiri di Kota Koga, Prefektur Ibaraki.

    Dubes Heri sendiri merupakan mustasyar atau salah satu anggota dewan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang. Menurutnya, pendirian pesantren ini lantaran pertumbuhan warga NU di Jepang yang mencapai 170 ribu orang.

    “Pertumbuhan warga NU sekitar 120.000 di akhir Juni. Pada akhir tahun ini, diperkirakan akan mencapai 160 ribu hingga 170 ribu,” kata Heri seperti dikutip Wartabanjar.com.

    Dubes Heri dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertumbuhan warga Indonesia, termasuk WNI anggota NU, diperkirakan akan terus meningkat karena pemerintah Jepang membuka peluang bagi pekerja dari luar Jepang untuk bekerja di negara itu.

    Mengingat hal itu, Dubes Heri menyampaikan bahwa istilah pemagang akan dihilangkan dan diganti dengan program ikuseisuro (TG 0) dengan syarat keterampilan Bahasa Jepang diturunkan menjadi N5.

    Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat Dunia, Sudah Tepat Pindah IKN?

    Lebih lanjut, Heri mengatakan bahwa selama lima tahun terakhir, sebagian besar dari sekitar 520 ribu specified skilled worker yang bekerja di Jepang tidak bermukim di kota besar, melainkan di kota-kota kecil, sehingga model pengembangan di daerah pedesaan sangat tepat dilakukan oleh NU.

    “Untuk mengembangkan basis NU dapat dimulai dari desa setempat. Contoh di Hokkaido, pada 2020 warga kita sekitar 800-900 orang. Sekarang ini specified skilled worker atau tokuteigino sudah mencapai 1.400, begitu pula di Okinawa,” kata Heri.

    Baca Juga :   Paspor Jemaah Haji Hilang, Keberangkatan dari Bandara ke Hotel Tertunda

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI