WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Dua orang diduga tenggelam di Sungai Martapura, di Kawasan Jembatan Dewi, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin sekira pukul 01.00 Wita, Selasa (30/4). Informasi dihimpun, kedua orang tersebut merupakan seorang pria dan wanita, untuk identitasnya masih belum diketahui. Menurut penuturan warga di lokasi kejadian, Fathur Mustofa (26), saat itu dirinya bersama dengan teman-temannya sedang bersantai tidak jauh dari lokasi kejadian. Baca Juga Peluang Indonesia Raih Tiket Olimpiade Masih Ada  Kemudian, mereka mendengar suara teriakan seorang pria minta tolong dari arah sungai tersebut. Mendengar hal tersebut, lantas Fathur pun bergegas pergi ke arah sumber suara tersebut. “Pas saya lihat di sungai itu ada dua orang, laki-laki dan perempuan sedang berenang. Laki-laki itu sempat berbicara ‘Tolong, istri saya ingin diperkosa orang, dan saya diancam ingin dibunuh orang,” tutur Fathur, sembari mengikuti kata-kata dari laki-laki yang diduga tenggelam itu. Fathur dan teman-temannya pun meminta kedua orang tersebut agar naik dan keluar dari dalam air. “Jadi kami minta naik dulu, untuk berbicara baik-baik biar tahu masalahnya. Namun, pria tersebut malah takut dan kembali berenang menjauhi Fathur dan teman-temannya,” papar Fathur. “Jadi dia itu berenang menjauh sambil berbicara ‘tidak mau, kalian itu komplotan orang-orang itu kan’. Kami juga bingung kenapa mereka jadi ada di sungai, mungkin mereka takut atau parno makanya jadi berenang menjauh,” lanjutnya. Setelahnya, lanjut Fathur, dirinya dan temannya pun mencoba mencari keberadaan kedua orang tersebut, namun sudah tidak terlihat lagi. “Terakhir juga ada warga yang melihat mereka berdua ada di bawah gorong-gorong di kawasan tersebut, setelah itu tidak ada terlihat lagi,” kata Fathur. Fathur menjelaskan, ia tidak mengetahui secara pasti bagaimana ceritanya kedua orang tersebut jadi bisa ada di sungai. “Yang pastinya kami melihat mereka berdua itu sudah ada di sungai dan sempat meminta tolong jelas Fathur. “Sempat ingin kami tolong, tapi mungkin karena takut dan mengira kami adalah komplotannya, makannya mereka berenang menjauh,”pungkasnya. (Iqnatius) Editor Restu