Baca juga: Empat Operator Judi Online di Depok Diamankan Polda Metro, omzet Puluhan Milyar
Seperti diketahui, Korsel kalah dari Indonesia 11-10 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di babak pertama, kedua hingga dua kali perpanjangan waktu. Pertandingan perempat final Piala Asia U-23 Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) itu digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa di Doha.
Kompetisi ini juga merupakan ajang kualifikasi AFC untuk Olimpiade Paris 2024. Dengan hanya tiga tim teratas yang mendapatkan tiket.
Sementara coach Hwang Sung-hung awalnya memanggil lima pemain yang bermarkas di liga luar negeri, namun tiga diantaranya tidak dilepas klub masing-masing. Mereka adalah penyerang Celtic Yang Hyun-jun, gelandang Stoke City Bae Jun-ho dan bek Brentford Kim Ji-soo. Mereka memiliki kelebihan yang dianggap perlu untuk memenangkan Korsel.
Karena laga AFC tidak ada dalam kalender pertandingan internasional FIFA, klub mereka tidak mengijinkan untuk bermain.
Baca juga: Edarkan Narkoba, MA Harus Berurusan dengan Sat Reserse Narkoba Polres Tabalong
“Memang benar hilangnya pemain yang berbasis di Eropa membuat segalanya menjadi sulit bagi kami,” kata Myung.
“Kami menggunakan berbagai saluran untuk membuat klub-klub tersebut setuju mengirimkan pemain mereka kepada kami. Namun sebelum turnamen, kami tidak dapat membawa mereka ke sini karena beberapa alasan.” pungkasnya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







