WARTABANJAR.COM, JAKARTA – DPR menggelar Sidang Paripurna Penutupan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 DPR, Kamis (04/04/2024) hari ini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani yang memimpin sidang menyinggung sejumlah isu, termasuk soal sengketa Pemilu 2024 yang proses hukumnya tengah berjalan.
Penutupan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 DPR dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/3/2024). Puan memimpin Rapat Paripurna didampingi 3 wakil ketua DPR yakni Lodewijk F. Paulus, Rachmat Gobel dan Sufmi Dasco Ahmad.
Mengawali pidato penutupan masa sidang, Puan menyampaikan rasa simpati untuk masyarakat yang menjadi korban bencana alam. Mulai dari korban gempa di beberapa wilayah di Jawa Timur dan banjir serta longsor yang terjadi di beberapa wilayah di tanah air.
Baca juga: Hadiri Buka Bersama Ketua TKN Prabowo-Gibran, Begini Kata Puan:
“Pemerintah dan para pemangku kepentingan harus selalu siaga dan memitigasi dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem,” kata Puan seperti dikutip Wartabanjar.com.
Puan lalu berbicara soal risiko perlambatan ekonomi akibat perlambatan ekonomi global.
“Indonesia juga menghadapi tantangan domestik, antara lain: dinamika konsolidasi politik pasca pemilu 2024, kenaikan harga komoditas kebutuhan rakyat, nilai tukar rupiah yang berpotensi melemah terhadap US dollar yang dapat menyebabkan biaya produksi barang tertentu meningkat,” paparnya.







