“Hak angket itu kan tidak menjadi momok tidak menjadi hal yang membuat kita takut, itu kan hanya untuk hak menyelidiki. Apakah benar terjadi, kalau benar terus bagaimana. Kan begitu. Kita bukan penyidik, kita penyelidik saja,” tukasnya.
Sementara kolega satu partainya, Masinton Pasaribu menegaskan, pihaknya masih memerlukan waktu untuk menggulirkan hak angket di Senayan. Alasannya, PDI Perjuangan tidak ingin segala upaya ini mentah di tengah jalan.
“Semua harus matang supaya di pimpinan nanti bisa dilanjutkan eksekusinya,” ujar Masinton.
Namun partainya juga masih menunggu keputusan sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sebab, kata Masinton, sebagai partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan organisasi, PDI Perjuangan harus menunggu intruksi langsung dari pucuk pimpinan tertinggi partai banteng.
“Ibu Mega pasti maju untuk menyelamatkan demokrasi,” jelasnya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







