“Kadang-kadang bereksperimen dengan pengeditan,”
Kontan saja pihak Istana Kensington juga mengaku bersalah telah membagikan foto tersebut ke publik. Namun Kantor Berita Agence France Presse (AFP) sudah mulai kehilangan kepercayaannya.
“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya atas kebingungan yang disebabkan oleh foto keluarga yang kami bagikan kemarin,” tulis pihak istana ke X.
Baca juga: PDIP Ancam Tidak Lantik Caleg Terpilihnya, Idham Holik: Itu Kebijakan Internal Partai!
AFP sebagai salah satu layanan kabel terbesar di dunia malah mengatakan pihaknya tidak lagi menganggap Istana Kensington sebagai sumber terpercaya. Dalam wawancara dengan Ros Atkins di podcast The Media Show BBC , direktur berita global AFP, Phil Chetwynd, mengatakan kontroversi manipulasi foto telah mengikis kepercayaan antara media dan Keluarga Kerajaan.
Kontroversi ini hanya memicu drama selama berbulan-bulan tentang keberadaan Middleton , yang belum muncul secara resmi di depan umum sejak Natal. Istana mengatakan dia menjalani operasi perut pada pertengahan Januari dan tidak akan muncul di depan umum sampai setelah Paskah .
Pada hari Senin, sebuah video yang dirilis oleh TMZ dan The Sun menunjukkan Middleton berbelanja di pasar lokal bersama Pangeran William. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko






