WARTABANJAR.COM, LONDON - Putri Kerajaan Wales, Kate Middleton menuai kecaman setelah foto kontroversialnya muncul di publik. Gara-gara, fotonya bersama Ratu Elizabeth ternyata hasil editan. Istana Inggris meradang karena kecaman terhadap Kate Middleton setelah salah satu foto yang dirilis saat perayaan ulang tahun Ratu Elizabeth ke-97 pada April 2023 lalu ternyata  dimanipulasi secara digital sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan pihak agensi foto Getty Images terkait foto yang diambil di Balmoral pada musim panas 2022 itu. Foto itu memperlihatkan Ratu sedang duduk di sofa bersama cucu dan cicit di sekelilingnya. Namun Getty memberikan catatan editor pada foto tersebut jika source foto itu telah disempurnakan secara digital dalam keterangan persnya kepada The Telegraph. Inkonsistensi yang diuraikan Getty Images pada The Telegraph antara lain garis vertikal pada rok Ratu yang polanya tidak serasi. Dua garis vertikal lagi pada sofa, tepi bergerigi di sisi kiri wajah Pangeran Louis, dan pola karpet yang tidak konsisten di tepi kanan sofa. Baca juga: Papua Kembali Memanas, 2 Anggota Polri Tewas Ditembak Catatan editor Getty itu muncul kurang dari dua minggu setelah beberapa agensi foto terbesar di dunia, termasuk Getty, The Associated Press dan Reuters. Mereka mengeluarkan pemberitahuan foto Hari Ibu yang dirilis Istana Kensington hingga dilihat publik. Foto tersebut,  memperlihatkan Middleton bersama anak-anaknya di teras, memiliki banyak kejanggalan. Hal itu termasuk dari manset yang hilang pada sweter Putri Charlotte dan resleting yang tidak sejajar pada jaket Middleton. Akibatnya, Middleton menyampaikan permintaan maafnya. Dirinya juga mengakui dengan mengatakan: “Kadang-kadang bereksperimen dengan pengeditan,” Kontan saja pihak Istana Kensington juga mengaku bersalah telah membagikan foto tersebut ke publik. Namun Kantor Berita Agence France Presse (AFP) sudah mulai kehilangan kepercayaannya. “Saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya atas kebingungan yang disebabkan oleh foto keluarga yang kami bagikan kemarin,” tulis pihak istana ke X. Baca juga: PDIP Ancam Tidak Lantik Caleg Terpilihnya, Idham Holik: Itu Kebijakan Internal Partai! AFP sebagai salah satu layanan kabel terbesar di dunia malah mengatakan pihaknya tidak lagi menganggap Istana Kensington sebagai sumber terpercaya. Dalam wawancara dengan Ros Atkins di podcast The Media Show BBC , direktur berita global AFP, Phil Chetwynd, mengatakan kontroversi manipulasi foto telah mengikis kepercayaan antara media dan Keluarga Kerajaan. Kontroversi ini hanya memicu drama selama berbulan-bulan tentang keberadaan Middleton , yang belum muncul secara resmi di depan umum sejak Natal. Istana mengatakan dia menjalani operasi perut pada pertengahan Januari dan tidak akan muncul di depan umum sampai setelah Paskah . Pada hari Senin, sebuah video yang dirilis oleh TMZ dan The Sun menunjukkan Middleton berbelanja di pasar lokal bersama Pangeran William. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko