Sholezard, Sholezard atau Shellezard (juga dikenal sebagai zard birinj atau zarda) adalah puding beras yang terbuat dari kunyit, gula, air mawar, mentega, kayu manis, dan kapulaga. Ini sering dibuat dan didistribusikan dalam jumlah besar dalam upacara keagamaan. Sholeh Zard adalah makanan penutup tradisional Iran yang berwarna kuning karena adanya kunyit dan di atasnya diberi kayu manis, irisan almond, dan irisan pistachio. Shellezard umumnya dimasak dengan satu cara, dan khusus digunakan untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Umumnya orang mengibaratkan makanan penutup ini dengan agar-agar. 4. Lapis Legit (nilai: 4,0) Lapis Legit adalah salah satu jenis kue basah tradisional dari Indonesia. Kue ini kali pertama kali dikembangkan pada masa kolonial Belanda di Indonesia dan mirip seperti kue lapis Eropa. Lapis legit dibuat dari berbagai macam rempah yang memang sangat disukai oleh orang-orang Eropa, di antaranya adalah kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, dan adas manis sehingga rasanya sangat khas kaya akan aroma rempah. Kue berbahan dasar kuning telur, tepung terigu, gula, dan mentega/margarin ini memiliki cita rasa yang manis dengan tekstur yang lembut namun kokoh. Adonan kue dipanggang dalam oven secara bertahap hingga membentuk lapisan-lapisan yang umumnya berjumlah 18 lapisan atau lebih. Karena banyaknya lapisan pada lapis legit, kue ini dikenal juga dengan sebutan "kue seribu lapis". Di Indonesia kue ini sangat populer. Lapis legit biasanya disajikan pada acara-acara tertentu dan hari-hari raya, seperti Imlek, Lebaran, dan Natal. Kue ini juga disajikan sebagai hadiah pada perayaan-perayaan lokal, seperti hari pernikahan dan hari ulang tahun. 5. Qatayef (nilai: 4,0) Qatayef adalah hidangan berupa kue dari wilayah Syam dan Timur Tengah. Kuliner satu ini biasa dihidangkan di rumah juga dijual di pinggir-pinggir jalan. Bahannya adalah keju, kacang hazel, kacang kenari, almond, pistachio, kismis, gula bubuk, ekstrak vanila dan kulit kayu manis. Kue satu ini populer di sejumlah negara Timur Tengah seperti Mesir, Irak, Yordania, Lebanon, Palestina, Arab Saudi dan Suriah. 6. Ma'amoul (nilai: 3,9) Ma'amoul adalah pastri shortbread kecil yang diisi dengan kurma, pistachio atau kenari (atau secara khususnya almond, ara, atau isian lainnya). Hidangan tersebut berbentuk bola atau kubah atau kue datar. Hidangan tersebut dapat dihias dengan tangan atau dibuat dengan kapang kayu khusus. Ma'amoul dengan isian kurma sering kali dikenal sebagai menenas, dan terkadang dibuat dengan bentuk gulungan kurma ketimbang bola atau kue. Hidangan tersebut sangat populer di Yordania, Palestina, Suriah, Lebanon, dan negara-negara Levantine lainnya, dan sangat dikenal di Negara-Negara Teluk Persia, dimana terdapat versi komersial yang dikemas dari pastri tersebut. Kue ini kerap disantap saat hari-hari besar keagamaan Islam, Kristen dan Yahudi di negara-negara tersebut. 7. Revani (nilai: 3,8) Kuliner lainnya dari kawasan Timur Tengah yang juga kerap dicicipi saat bulan puasa Ramadhan adalah Revani, ada juga yang menyebutnya Turkish Semolina Cake. Hidangan ini populer di Turki dan Arab Saudi. Bahannya adalah telur, gula pasir, minyak goreng, yogurt tawar, tepung semolina, tepung terigu, baking powder, vanila bubuk, serta sirup gula terbuat dari gula pasir dan air. 8. Tufahija (nilai: 3,7) Nomod 8 ada tufahija, hidangan khas Bosnia. Kuliner ini terbuat dari apel isi kenari yang direbus dalam air gula. Tufahija ini sangat populer di Bosnia dan Herzegovina, Serbia, Makedonia Utara, dan Kroasia.