WARTABANJAJR.COM, NEW MEXICO – Aktor Hollywood Alec Baldwin tengah tersandung masalah hukum gara-gara insiden penembakan fatal di lokasi syuting “Rust” di Santa Fe, New Mexico pada 2021 lalu. Dirinya meminta hakim New Mexico untuk menolak tuduhan pembunuhan tidak disengaja padanya dalam penembakan film “Rust” yang mematikan itu.
Dilansir dari Associated Press, Alec Baldwin heran dengan tuduhan jaksa setelah menyelidiki kasus yang sudah lama terjadi itu. Karena juri agung di Santa Fe County telah mendakwa Alex Baldwin pada Januari lalu, atas tuduhan pembunuhan tidak disengaja terkait kematian sinematografer “Rust” Halyna Hutchins
Pada Rabu (13/03/2024) lalu, pengacara Baldwin mengajukan mosi untuk membatalkan dakwaan. Dalam petisi tersebut, mereka merinci serangkaian dugaan kesalahan langkah yang mereka katakan mengancam hak konstitusional Baldwin untuk menerima pengadilan yang adil.
Dalam mosi tersebut, pengacara utama Baldwin, Luke Nikas, menuduh jaksa khusus Kari T. Morrissey dan Jason J. Lewis melakukan proses grand jury “palsu” terhadap Baldwin awal tahun ini. Sidang berlangsung tertutup pada 18 Januari, hanya satu hari sebelum masa jabatan panel grand jury berakhir.
Pengacara Baldwin mengatakan jaksa khusus hanya memanggil tujuh saksi selama persidangan. Dari ketujuh saksi itu, hanya satu orang yang menjadi saksi penembakan. Para pengacara juga menuduh bahwa bukti yang meringankan Baldwin tidak disampaikan kepada dewan juri.
Tuduhan baru datang setelah serangkaian kesalahan penyelidikan jaksa sebelumnya, termasuk awalnya menuntut Baldwin dengan tuduhan kejahatan yang tidak tertuang di hukum New Mexico ketika penembakan terjadi.
Setelah dua jaksa pertama mengundurkan diri, Morrissey dan Lewis mengambil alih kasus ini sejak setahun lalu. Pihak Baldwin kembali membantah atas tuduhan itu.
“Jaksa penuntut negara telah terlibat dalam kesalahan ini tanpa memperhatikan fakta bahwa tuduhan kriminal serius selama dua setengah tahun,” tulis pengacara Baldwin dalam mosinya.
“Cukup sudah. Ini adalah penyalahgunaan sistem, dan penyalahgunaan orang yang tidak bersalah yang haknya telah diinjak-injak secara ekstrem.” katanya seperti dikutip Wartabanjar,com.
Namun Morrissey tidak berkomentar atas pernyataan pengacara tersebut. Awal bulan ini, Morrissey memenangkan hukuman atas armorer film tersebut, Hannah Gutierrez. Juri Santa Fe menemukan wanita Arizona berusia 26 tahun, yang mengisi pistol saat insiden itu, bersalah atas pembunuhan tidak disengaja Baldwin dalam kematian Hutchins.
Tayang Malam ini, Cha Eun Woo Bakal Kunjungi Sarang Judi di Drakor Wonderful World Episode 5
Selama persidangan Gutierrez, jaksa memperkenalkan bukti yang menunjukkan Baldwin juga bertanggung jawab atas tragedi itu. Dalam argumen penutupnya, Morrissey mengatakan kepada juri dalam kasus Gutierrez bahwa Alec Baldwin juga harus menjawab atas aksinya itu.







