Sidang Isbat Dihapus, Gus Yahya: Gak Semudah Itu!

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan penghapusan sidang isbat tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Karena sidang isbat sudah menjadi ketentuan yang ditetapkan melalui peraturan pemerintah.

“Penghapusan sidang isbat itu tidak bisa tiba-tiba. Misalnya Menteri Agama tiba-tiba bilang tahun ini nggak ada sidang isbat, tentu kami akan protes juga karena ini sudah jadi aturan,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf seperti dilansir Wartabanjar.com dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (07/03/2024).

Penegasan tersebut disampaikan Gus Yahya menanggapi wacana penghapusan sidang isbat yang disampaikan Sekretaris Umum pp muhammadiyah, Abdul Mu’ti. Mu’ti sebelumnya menyatakan bahwa  penghapusan isbat akan menghemat anggaran negara.

Menurut Gus Yahya, hal itu telah menjadi aturan, maka jika ada usul peniadaan, proses penghapusannya perlu proses panjang,” ucapnya.

Menurutnya, sidang isbat ini diselenggarakan untuk menjaga harmoni masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Sidang isbat ini diselenggarakan dengan tujuan agar harmoni masyarakat tetap terpelihara dalam Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar dia.

Ia menegaskan PBNU akan tetap mengikuti prosedur dan hasil isbat yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga: Kemenag Gandeng Influencer Jadi Kader Hizab Rukyat