Hamas Minta 3 Syarat Baru Gencatan Senjata ke Israel Sebelum Bebaskan Sandera

WARTABANJAR.COM, GAZA- Perang antara Palestina dan Israel masih berlangsung.

Israel meminta kelompok perlawanan Palestina, Hamas, agar menyerahkan warga Israel yang mereka sandera.

Hamas kemudian mengajukan syarat baru untuk membebaskan semua sandera yang diminta tersebut.

Syaratnya, Hamas meminta gencatan senjata selama 4,5 bulan atau 135 hari serta Israel harus menarik pasukan dari Gaza sebelum pembebasan sandera dilakukan, seperti diberitakan oleh Reuters, dikutip Rabu (7/2/2024).

Hamas juga mengatakan masa gencatan senjata yang diajukan tersebut untuk negosiasi kembali mengakhiri perang di Gaza.

Proposal Hamas tersebut menjawab penawaran dari dua negara mediator yaitu Qatar dan Mesir.

Pengajuan permintaan tersebut juga muncul di tengah desakan dunia agar Israel segera menghentikan agresi ke Palestina.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pemerintah Israel yang menegaskan tidak akan mau menarik pasukannya dari Gaza.

Menurut salinan dokumen pengajuan syarat baru dari Hamas ke Israel yang diterima Reuters, disebutkan bahwa Hamas mengajukan gencatan senjata dalam tiga fase, masing-masing selama 45 hari.

Dalam pengajuan syarat itu, Hamas bersedia membebaskan semua sandera yang tersisa jika Israel memenuhi syarat kelompok perlawanan itu.

Dalam dokumen tersebut, disebutkan pula rekonstruksi Gaza bisa dilanjutkan lagi setelah Israel menarik pasukannya secara keseluruhan.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken juga kini kembali melawat ke Israel setelah bertemu dengan para delegasi dari negara mediator yaitu Qatar dan Mesir.