Adapun langkah yang dilakukan pihak Polres Metro Tangerang Kota yakni dengan mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian, serta koordinasi dengan BPBD Kota Tangerang dan Damkar Kota Tangerang.
“Kami sudah mendatangi lokasi tempat kejadian perkara dan berkordinasi dengan BPBD dan Damkar Kota Tangerang serta kita juga telah melakukan lokalisir jangan sampai masyarakat mendatangi lokasi, karena dampak bau gas amoniak ini cukup menyengat baunya dan membahayakan masyarakat sekitar,” katanya.
Pihak Kepolisian juga telah melakukan evakuasi masyarakat sekitar yang kediamannya berjarak 100-300 meter dari lokasi pabrik es untuk menjauh sementara guna mengantisipasi dampak gas amoniak yang cukup membahayakan kesehatan.
“Dugaan sementara adalah gas amoniak, tadi ada sebuah pipa yang terbuka kemungkinan bocor pada saat proses produksi. Intinya kita lebih fokus ke penanganan warga dulu ya, supaya mereka bisa kembali sehat,” terangnya.
Terpisah, Camat Karawaci, Mahdiar, mengatakan, pihaknya telah memanggil pemilik usaha tersebut dan memintanya untuk bertangung jawab atas kebocoran tersebut.
“Kita sudah panggil pihak pemilik. Kita minta mereka bertanggung jawab terhadap dampak yang ada. Kita juga minta mereka menyampaikan perizinan yang dmiliki sehingga nanti jika ada hal-hal yang harus ditindaklanjuti bisa diambil langkah konkret berkoordinasi dengan dinas teknis,” pungkasnya.(humas)
Editor Restu







