“Jadi karena kebaikan polisi kita dikasih kesempatan dipinjamkan HP polisi, selanjutnya dia bicara sampai detik-detik bapaknya meninggal,” lanjutnya.
Setelah sang ayah mengembuskan napas terakhirnya, Ammar Zoni juga diizinkan untuk pulang melayat selama dua jam. Setelahnya, dia harus kembali ke tahanan.
“Waktu orangtuanya Ammar kritis kami kan sudah di Polres, untuk siap-siap kalau ada berita yang enggak baik, kami siap menghadirkan Ammar melihat bapaknya. Terima kasih juga sama Pak Kapolres cepat memberi izin Ammar dengan memberi waktu dua jam,” kata lawyernya. (ernawati/tri)
Editor: Erna Djedi







