Beredar, Video Detik-detik Polisi Tembak Pria Ngamuk Pakai Parang di Alalak Selatan Gang Tanggui
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Penangkapan seorang pria yang mengamuk membawa parang di Jalan Alalak Selatan, Gang Tanggui 2 Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membuat geger.
Pasalnya dalam penangkapan itu, polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan pria yang diketahui bernama Rahmadi.
Kini beredar video detik-detik polisi melakukan penangkapan Rahmadi.
Dari video yang beredar, proses penangkapan ini berjalan dramatis.
Penangkapan dilakukan di sebuah gang sempit. Terlihat Rahmadi yang memegang parang berjalan.
Seorang petugas berpakaian biru, identik seragam Sat Polairud, mengarahkan pistol ke Rahmadi.
Terlihat pula pria lain berpakaian sipil yang mengambil sebatang balok untuk berjaga-jaga.
Jarak mereka dengan Rahmadi kurang dari lima meter.
Terdengar teriakan petugas ke arah Rahmadi agar meletakkan senjatanya ke tanah.
Rahmadi terlihat tetap berjalan dengan salah satu kakinya diseret.
Video ini di antaranya dibagikan akun @kabarnegri.official:
Diberitakan wartabanjar.com sebelumnya, Sat Polairud Polresta Banjarmasin amankan seorang pria, lantaran ngamuk sambil membawa senjata tajam, di kawasan Jalan Alalak Selatan, Gang Tanggui 2 Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan, Banjarmasin Utara, Minggu (24/12) kemarin. Pria tersebut adalah Rahmadi (35), merupakan warga setempat, yang diamankan karena ingin menyerang warga sekitar. Baca juga: DOR! Polisi Tembak Pria Alalak Selatan Ngamuk Pakai Parang dan Ancam Penggal Kepala Warga Saat diamankan, Rahmadi terpaksa harus diberikan tindakan tegas terukur dari pihak petugas, lantaran ingin menyerang petugas dengan sajam, saat ingin diamankan. Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, AKP Dading Kalbu Adie memaparkan, kejadian bermula saat petugas yang piket di Posko Apung didatangi oleh warga dan melaporkan bahwa ada seorang pria yang mengamuk sambil membawa dua bilah senjata tajam. (ernawati/iqnatius) Editor: Erna DjediView this post on Instagram