WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Jelang haul ke-19 Abah Guru Sekumpul Pemerintah Kabupaten Banjar dan seluruh stakeholder melakukan berbagai persiapan. Termasuk Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar dan Kelurahan Sekumpul. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Ir Mursal belum lama ini usai acara di Mahligai Sultan Adam pada Senin (18/12/2023) menyatakan pihaknya sudah menyiapkan cara pengelolaan sampah dan puluhan ribu karung untuk menampungnya. Baca juga: Resmi, Pembagian Jalur dan Warna Stiker untuk Kendaraan Jemaah Haul Ke-19 Abah Guru Sekumpul Selain itu, ia juga sudah melakukan rapat bersama Kabupaten/Kota tetangga seperti tanah Laut, Banjarmasin, Banjarbaru hingga Batola. “Kita berharap ada bantuan truk sampah, karung, roda tiga termasuk relawan dari kabupaten/kota terdekat termasuk sarana pengolahan sampah juga,” ujarnya. Sampah-sampah yang ada pun diharapkan bisa dipilah oleh masyarakat maupun relawan. “Insyaa Allah di haul kali ini kita tidak langsung membuang sampah ke TPA, melainkan dikelola terlebih dahulu,” ujar Ir Mursal kepada wartabanjar.com Hal ini dilakukan mengingat banyak sampah pasca acara haul yang masih bernilai eknomis. Terlebih lagi, Sekumpul memiliki Bank Sampah yang bisa mengolah sampah bernilai ekonomis tersebut. “Karena kalau yang kita lihat, sampah-sampai pasca acara tersebut banyak yang bernilai ekonomis, apalagi warga Sekumpul banyak yang jadi nasabah di Bank Sampah. Jadi lumayan kalau dikumpulkan,” tambahnya lagi. Selanjutnya, sampah-sampah yang sudah dikumpulkan rencananya akan dibuang ke TPA Kencana dan TPA Regional. [caption id="attachment_200138" align="aligncenter" width="704"] Lurah Sekumpul Gusti Mahrusin (wartabanjar.com - Nurul Octaviani)[/caption] Kemudian, Kelurahan Sekumpul akan menjadi koordinator kebersihan. Hal ini diungkap oleh Lurah Sekumpul, Gusti Mahrusin kepada wartabanajar.com. Ia juga mengungkap, di haul kali ini ada slogan “datang barasih, bulik barasih mari pilah sampah dari sumbernya” yang artinya datang dalam kondisi bersih dan pulang pun dalam keadaan bersih juga serta memilah sampah. “Kita mengharapkan jamaah bisa memperhatikan kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan,” ujar Mahrusin kepada wartabanjar.com belum lama tadi. Ia juga menjelaskan para relawan kebersihan akan bekerja kurang lebih selama lima hari dengan sistem shift. Oleh karena itu, ia mengingatkan para relawan untuk mempersiapkan diri di H-2 dan H=3 acara haul. “Sejauh ini sudah ada sekitar 1.500 orang yang mendaftar sebagai relawan kebersihan, target kita ada 3.000 relawan,” ujarnya lagi. Selain itu, pihaknya juga membuka pendaftaran relawan kebersihan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam menjaga kebersihan saat haul. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar bisa melihat syarat dan ketentuannya di akun Instagram @tim_induk_sekumpul (nurul octaviani) Editor: Erna Djedi