3. Tidak Layak Dikonsumsi
Seorang tentara cadangan yang bertugas di pasukan zionis Israel mengatakan ketergantungan terhadap makanan sumbangan tersebut diakibatkan ransum militer tidak layak dikonsumsi.
Kondisi kebersihan juga menjadi pemicu munculnya wabah penyakit pencernaan yang diderita tentara penjajah zionis Israel.
Walau mereka rajin mencuci tangan, namun kebersihan ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
“Selain itu, sulit untuk mematuhi kondisi kebersihan dasar di sana,” tutur juru bicara militer Israel.
4. Standar Kebersihan di Kalangan Militer Israel Kurang
Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, juru bicara militer Israel mengakui merebaknya wabah penyakit di kalangan tentara penjajah dan menghubungkan situasi tersebut dengan konsumsi makanan sumbangan.
Juru bicara tersebut secara eksplisit menegaskan bahwa kesehatan menjadi masalah di kalangan tentaranya.
5. Wabah Penyakit di Gaza
Wabah penyakit yang terjadi di Gaza bisa diakibatkan karena krisis kebersihan.
Seperti diketahui, saat ini di Gaza mengalami krisis air bersih sehingga memungkinkan terjadinya masalah kebersihan.
Tentu saja hal tersebut dapat mengakibatkan meningkatnya wabah penyakit usai perang di Jalur Gaza.
“Konflik dapat menyebabkan lebih banyak kematian akibat penyakit atau dampak kesehatan tidak langsung lainnya dibandingkan akibat cedera akibat trauma,” tutur Rebecca Katz, profesor dan direktur Pusat Ilmu Pengetahuan dan Keamanan Kesehatan Global di Universitas Georgetown.
Penyakit menular dan tantangan kesehatan lainnya, sambungnya, selalu menjadi perhatian di wilayah konflik.
“Jika sulit menjaga sanitasi, maka masyarakat berisiko terkena berbagai penyakit lain yang terkait dengan tantangan terkait air minum yang aman dan sistem air limbah yang berfungsi,” katanya lagi. (berbagai sumber)
Editor: Yayu






