Dian juga menjelaskan kegiatan ini dilatih instruktur dari Balai Besar Kerajinan dan Batik Jogjakarta, diikuti 60 peserta dari setiap kecamatan masing-masing 10 orang, 6 kecamatan tersebut Martapura Timur, Martapura Barat, Astambul, Karang Intan, Sungai Tabuk dan Aranio.
“Kita berharap dengan pelatihan ini masyarakat yang wilayahnya ada eceng gondok dapat memanfaatkan dan menghasilkan kerajinan yang bernilai ekonomi, nantinya melalui kerja sama dengan Dekranasda hasil kerajinan dapat dipamerkan baik dalam maupun luar kota,” harapnya.
Sementara Rohani (57) peserta dari Martapura Timur mengucapkan terima kasi kepada Pemkab Banjar dan Dinsos P3AP2KB yang sudah memfasilitasi pelatihan berbahan dasar eceng gondok ini.
“Alhamdulillah pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Insyaallah kami akan memanfaatkan eceng gondok yang berada di sungai dan bantaran sungai yang ada di wilayah kami,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, selain dapat bermanfaat eceng gondok juga bisa dijadikan kerajinan seperti keranjang, tas dan macam-macam lagi.
“Semoga pelatihan ini tetap berkelanjutan, karena bukan hanya kader PKK saja nantinya masyarakat yang ada di desa juga akan mendapat pelatihan yang sama kedepannya,” tutupnya. (MC Banjar)
Editor Restu







