Seabrek Manfaat Cuka Apel bagi Kesehatan, Atur Gula Darah, Kulit Hingga Atasi Jamur Kuku

Sayangnya, penelitian yang menjelaskan tentang manfaat cuka apel bagi tekanan darah baru teruji pada hewan, sehingga belum terbukti secara klinis pada manusia.

Melindungi sel tubuh

Tahukah kamu apa persamaan antara buah-buahan, sayuran, kopi, dan cokelat?

Semuanya jenis makanan tersebut memiliki kandungan antioksidan polifenol, yang berperan penting sebagai pelindung sel tubuh dari penyakit berbahaya dan kanker.

Ternyata, polifenol juga bisa kamu temukan pada cuka apel.

Meski belum ada bukti ilmiah yang menyatakan manfaat polifenol dalam cuka apel, tapi kemungkinan manfaatnya sama seperti yang terkandung dalam bahan makanan lainnya.

Kesehatan kulit

Cuka apel menjadi salah satu pengobatan alami yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kulit kering dan eczema. Kulit secara alami mengandung sedikit asam.

Menggunakan cuka apel sebagai perawatan alami kulit mampu menyeimbangkan pH alami pada kulit. Dengan begitu, kulit akan terlindungi secara lebih baik.

Jamur kuku

Jamur kuku atau onychomycosis infeksi jamur pada bagian kuku. Jika tidak kamu atasi, kondisi ini menyebabkan kuku menjadi rapuh.

Untuk mengatasinya, kamu bisa rendam bagian kuku yang mengalami kondisi ini menggunakan cuka apel dan campuran air hangat.

Rendam kuku selama 15-30 menit sebanyak 2 kali dalam satu hari.

Setelah proses rendam, cuci dengan air bersih dan keringkan kuku.

Hindari kuku yang lembap agar jamur tidak berkembang.

Itulah beberapa manfaat cuka apel untuk kesehatan tubuh. Meski bermanfaat, cuka apel tidak boleh kamu konsumsi secara tunggal.

Cara terbaik menggunakan cuka apel dengan menambahkannya pada masakan yang sedang kamu olah.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi cuka apel bersama dengan satu gelas air putih.

Banyaknya cuka apel yang boleh kamu konsumsi berkisar dari 1-2 sendok teh (5-10 ml) hingga 1-2 sendok makan (15-30 ml).

Sebaiknya mulailah mengonsumsi cuka apel dengan dosis yang kecil. Kemudian kamu bisa menambah dosis secara perlahan.

Pastikan tidak berlebihan mengonsumsi cuka apel, agar tidak menimbulkan efek negatif. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi