Kesadaran Warga Meningkat, Kini Tepi Jalan Desa Tanjung Rema Bebas dari Tumpukan Sampah

Di Desa Tanjung Rema, pengangkutan sampah dikelola oleh RT masing-masing yang bekerja sama dengan Bumdes Tanjung Rema Maju.

TPS di Desa Tanjung Rema, Kabupaten Banjar saat dipenuhi oleh sampah. Foto: istimewa

Prosedur pengangkutan sampah pun berbeda-beda setiap RT-nya.

Seperti di RT 1, sampah akan diangkut tiap dua hari sekali pada malam hari sehingga aktivitas pada siang hari tidak akan terganggu oleh aroma-aroma tak sedap.

Para warga harus menaruh sampah di depan rumah masing-masing.

Meskipun berbayar, para warga senang karena tidak perlu repot keluar rumah untuk membuangnya.

“Hasil kesepakatan bersama, di sini biaya sampah per bulannya Rp20 ribu. Menurut saya itu tak memberatkan, lebih memudahkan daripada harus ke TPS,” ujar salah satu warga RT 1, Edie.

Tidak hanya itu, para warga juga dihimbau untuk memisahkan sampah kering dan basah serta membungkus sampah berbahaya seperti pecahan kaca dengan benar untuk memudahkan para pengangkut sampah. (nurul octaviani)

Editor: Yayu