WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Tidak seperti mata uang yang dikeluarkan pemerintah, emas mempertahankan nilainya.
Logam mulia tidak mengalami tekanan inflasi seperti uang kertas, sehingga cenderung sebagai alat lindung nilai, terutama di negara-negara dengan cadangan emas terbesar dunia pada 2023.
Dikutip dari Insidermonkey, Minggu (22/10/2023), bank sentral di dunia mempertahankan cadangan emas dalam jumlah besar sebagai bagian strategi moneter, sehingga berdampak pada kemampuan mereka mencetak uang.
Memiliki cadangan emas yang signifikan menandakan kemampuan suatu negara untuk membayar utang, sehingga berpotensi memperkuat mata uangnya.







