“Mulai besok, harapan akan mulai bekerja. Mulai besok Daniel Noboa mulai bekerja sebagai presiden baru Anda,” ujar Noboa, Minggu.
Dilansir The Guardian, Senin (16/10), pemilu di Ekuador kali ini berlangsung dengan latar belakang lonjakan kejahatan yang dipicu perdagangan narkoba.
Melonjaknya kejahatan dengan kekerasan ini pun membuat Ekuador menjadi salah satu negara paling kejam di kawasan Amerika Latin.
Tercatat, tingkat pembunuhan di negara ini berada di peringkat keempat, mengalahkan Meksiko.
Bahkan, kampanye pun diwarnai kekerasan, termasuk pembunuhan kandidat presiden Fernando Villavicencio pada siang hari saat dia meninggalkan acara kampanye pada Agustus lalu. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







