WARTABANJAR.COM - Persib Bandung akan melakoni laga tandang melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026).

Laga ini penting bagi Persib Bandung untuk menjaga asa menjadi juara Liga 1 Super League di tengah persaingan ketat dengan Borneo FC.

Selain itu, kemenangan Maung Bandung (julukan Persib Bandung) dapat menjadi obat duka bagi sang pelatih Bojan Hodak.

Saat ini Bojan Hodak sedang berduka karena sang ibunda meninggal dunia, Rabu (13/5/2026) kemarin.

Kabar meninggalnya Ibunda Bojan Hodak diungkapkan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan.

"Seluruh keluarga besar Persib turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya ibunda tercinta dari Coach Bojan Hodak. Kami memahami bahwa kehilangan seorang ibu merupakan duka yang begitu mendalam. Dalam momen penuh kehilangan ini, doa dan dukungan kami menyertai Coach Bojan serta keluarga besar agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," ujar Adhitia.

Baca Juga: Peringatan Keras Oknum Bobotoh, Respons Persib Atas Sanksi Denda Rp 3,5 Miliar dari AFC

Baca Juga: Usai Layvin, Persib Pastikan Tidak Diperkuat Barba dan Luciano Saat Kontra PSM di Super League

Sesuai jadwal Liga 1 Super League, Persib Bandung masih menyisakan dua laga.

Setelah laga tandang melawan PSM Makassar, Maung Bandung menutup dengan laga kandang menjamu Persijap Jepara, 23 Mei 2026.

Kedua laga ini wajib dimenangkan untuk bisa kembali meraih trofi juara Liga 1 Super League.

Apabila Persib Bandung "terpeleset" di salah satu laga saja, Borneo FC bisa menikung untuk merebut trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.

Saat ini di klasemen Liga 1 Super League, Persib Bandung dan PSM Makassar memiliki poin sama: 75.

Mengalahkan PSM Makassar di kandangnya tentu bukan pekerjaan mudah.

PSM bakal tampil tanpa beban setelah memastikan diri aman dari zona degradasi.

Selain itu, tim berjuluk Juku Eja juga ingin menutup laga kandang terakhirnya dengan kemenangan.

Pada laga yang bakal berjalan sengit itu, pelatih Bojak Hodak tidak bisa mendampingi skuatnya bertempur dari pinggir lapangan.