WARTABANJAR – Pekan ke-37 Serie A Liga Italia dipastikan menjadi salah satu momen paling menentukan musim ini. Meski gelar juara sudah menjadi milik Inter Milan, persaingan menuju Liga Champions dan upaya bertahan di kasta tertinggi Liga Italia masih menghadirkan drama besar.
Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, setiap poin menjadi sangat berharga. Klub-klub besar seperti Juventus, AC Milan, Napoli hingga AS Roma tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan, jika ingin mencapai target masing-masing musim ini.
Atmosfer panas khas Serie A dipastikan kembali terasa akhir pekan ini. Para pencinta sepak bola Italia pun akan disuguhkan pertandingan penuh gengsi, tekanan, dan emosi hingga peluit akhir musim dibunyikan.
Baca Juga: Lazio Ancam Tak Datang di Derby Roma di Liga Italia
Baca Juga: Nerazzurri Juara Coppa, 7 Tim Liga Italia Lolos ke Kompetisi Eropa
Perhatian utama tertuju pada persaingan menuju Liga Champions musim depan. Napoli, Juventus, AC Milan, AS Roma hingga Como, masih bersaing ketat untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen.
Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan pada dua pekan terakhir musim ini menjadi sangat penting.
Derby della Capitale antara AS Roma melawan Lazio diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling panas akhir pekan ini. AS Roma dan Lazio sama-sama membutuhkan kemenangan demi menjaga peluang finis di empat besar.
Rivalitas panjang kedua tim membuat duel di Stadion Olimpico dipastikan berlangsung sengit sejak menit awal.
Laga bersuhu yang tinggi itu pun telah membuat Kepala kepolisian Roma memohon kepada pihak Liga Italia memindahkan jadwal pertandingan derby Roma ke tanggal lainnya.
Kepala kepolisian Roma, Roberto Massucci, mengaku hal itu berkaitan dengan acara turnamen tenis Italia Terbuka, yang berlangsung di hari dan lokasi yang sama, yaitu kompleks tadio Olimpico.
“Meskipun kami siap menangani apa pun, termasuk acara-acara sulit yang terjadi secara bersamaan, tetap saja masuk akal untuk tidak menjadwalkan Derby pada hari yang sama dengan turnamen tenis Italian Open, yang telah menjadi acara global,” jelasnya.
“Roma adalah kota yang selalu setia pada dirinya sendiri. Tahun lalu, kami tanpa ragu berhasil melewati tahun tersulit dalam tiga puluh tahun terakhir sejarah Roma, tetapi tahun ini menghadirkan tantangan baru bagi kami,” lanjutnya.
Pada tahap ini, satu-satunya slot waktu lain yang dirumorkan adalah pada Senin malam. Meskipun menyelenggarakan Derby pada hari kerja mungkin tidak ideal.
Hal ini tampaknya menjadi solusi yang lebih populer bagi sebagian besar pihak. Ini juga akan memberi Biancocelesti satu hari ekstra untuk pulih dari final piala hari Rabu.
Sebelumnya, Pelatih Lazio Maurizio Sarri tidak setuju dengan penetapan jadwal derby antara kedua tim.
Pelatih Biancocelesti tersebut sudah tidak senang dengan jadwal pertandingan kedua tim September lalu, dan ia mengancam tidak akan menghadiri semua yang berkaitan dengan jumpa pers yang berkaitan dengan pertandingan ini.







