Biaya Mempercantik Jembatan Pasar Lama Rp 11 Miliar! Jadi Sorotan Dewan, Ini Kata Wawali
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin mempercantik Jembatan Pasar Lama dengan melakukan beberapa penambahan aksesori seperti lampu, air mancur, dan pengecatan.
Biaya untuk mempercantik jembatan yang menghubungkan kawasan Pasar Lama dengan Sungai Mesa dan Kampung Melayu itu, mencapai 11 miliar!
Besarnya anggaran untuk jembatan Pasar Lama ini, mendapat sorotan anggota DPRD Banjarmasin.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Afrizal, menyatakan penggunaan APBD tidak sesuai pembahasan.
Diungkapkannya, Saat pembahasan APBD Murni 2023 lalu, pihak PUPR tidak menjelaskan rinci perihal pengadaan aksesoris jembatan.
Ia pun menegaskan bahwa pihak DPRD tegas akan menolak jika rencana pengadaan aksesori itu diungkap dalam pembahasan anggaran sebelumnya.
"Memang ini menjadi kebingunan bagi kami, saat pembahasan anggaran tercantum biaya perawatan, anggaran sebesar itu untuk perawatan yang rusak, ternyata di dalam kegiatan itu disusun untuk pembelian aksesoris, kalau saat pembahasan dibuka, akan kami tolak," kata Afrizal dilansir Duta Tv.
Sebelumnya Ketua Komisi III Hilyah Aulia juga menyatakan keheranan terkait besarnya anggaran untuk aksesori jembatan Pasar Lama.
Pasalnya, dalam pembahasan APBD Murni tahun 2023, pihak PUPR tidak pernah mencantumkan dan membahas terkait penambahan aksesoris berupa lampu, air mancur, dan hanya mencantumkan dana pemeliharaan jembatan.
Sementara itu, pihak PUPR pun mengakui bahwa penambahan aksesoris jembatan ini tidak tercantum.
Salah satu alasan adalah terbatasnya jadwal RDP dengan Komisi III, hingga pihaknya tidak memiliki kesempatan menjelaskan dengan detail program.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, mengatakan rencana penambahan aksesori dan air mancur untuk Jembatan Pasar Lama sudah disampaikan dan di bahas Dinas PUPR dengan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Ia juga memastikan sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kota Banjarmasin.
Namun, Arifin juga menyayangkan PUPR Kota Banjarmasin yang tidak menyampaikan perencanaan tersebut secara detail kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin.
Namun, karena sudah disetujui dan sudah dalam tahap pengerjaan, ia berharap tak perlu lagi ada polemik tersebut.
“Sudah merencanakan petunjuk dari pimpinan. Kemarin itu rencananya di sabilal, Karena bukan milik Pemko, tidak jadi. Saya kira tidak perlu jadi polemik kalau memang sudah disetujui. Saya kira seharusnya di ekspos ke setiap komisi. Sebaiknya di ekspos dulu, ada perencanaan dan persetujuan perdananya. Untuk keindahan kota juga,” kata Arifin Noor.
Untuk biaya pemeliharaan serta penambahan aksesoris di Jembatan Pasar Lama memang cukup besar, yakni sekitar 11 miliar lebih. Selain adanya air mancur, di jembatan ini juga dipasang beberapa ornamen tambahan. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi