Karhutla Ancam 3 Sekolah di Kabupaten Banjar, Santri Turun Padamkan Api

Joko, personel EBR mengatakan, selain akses yang sulit pihaknya juga terkendala dengan tidak adanya sumber air di lokasi.

”Kehabisan air kita ke irigasi yang jaraknya sekitar 1 kilometer,” ujarnya.

Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Sungai Tabuk tepatnya di belakang SMA Negeri 1 Sungai Tabuk.

Tim gabungan yang melakukan pemadaman terkendala dengan sulitnya akses dan sumber air yang tidak ada di lokasi.

“Yang terbakar semak belukar, pohon galam dan akasia, tim kesulitan mendapatkan sumber air karena memang tidak ada, juga akses menuju titik api yang susah dijangkau,” ujar Warsita Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar.

Penanganan yang dilakukan sekitar 45 menit berhasil memadamkan api, sementara lahan yang terbakar di belakang sekolah tersebut sekitar 1 hektare.

Di Komplek Garuda Sakti atau di belakang SMA Banua Gambut, api membakar vegetasi semak belukar dan pepohonan dengan luasan sekitar 4 hektare.(ip banjar)

Editor Restu