Lebih lanjut, wardah menjelaskan, saat kejadian tersebut awalnya suami dari korban berusaha untuk menyelamatkan korban Tasmiah.
“Tapi saat itu ibunya sempat menolak, karena ingin mengambil barang berharga miliknya yang ada di dalam rumahnya,” jelas Wardah.
“Kalau untuk korban yang satunya lagi itu karyawannya, dia tidur di kamar belakang sambil menggunakan Earphone (penyuara telinga) makanya tidak mendengar suara keributan,” sambungnya.
Untuk korban Tasmiah, ucap Wardah, sebelumnya kondisinya memang sudah dalam sakit.
“Dia (korban Tasmiah) itu memang agak susah berjalannya, makanya mungkin jadi tidak sempat keluar,” ucap Wardah.
Selang beberapa waktu kemudian warga, relawan BPK, dan juga DPKP Kota Banjarmasin pun mulai berdatangan ke lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Sementara itu, untuk saat ini jasad kedua korban telah dievakuasi oleh relawan ke Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin, guna menjalani visum. (Iqnatius)
Editor Restu







