Penampakan Komet Langka C/2023 P1 (Nishimura) Bareng Planet Venus di Langit Hebohkan Jagat Maya
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Komet langka bernama Komet C/2023 P1 muncul di langit pada 10 September 2023 lalu.
Menariknya, kali ini komet tersebut dapat diamati dari Bumi bersama dengan planet Venus.
Seorang fotografer bernama Petr Horalek berhasil mengabadikan penampakan komet langka ini dari wilayah Zahradne, Slovakia.
Fotonya kemudian menjadi viral di media sosial Twitter hari ini, Kamis (14/9/2023).
Akun Info Astronomy mengatakan komet ini disebut juga Komet C/2023 P1 (Nishimura).
Mengutip Wikipedia, komet ini dinamai Nishimura karena penemunya adalah seorang astronom Jepang bernama Hideo Nishimura.
Apa itu Komet C/2023 P1 (Nishimura)?
C/2023 P1 (Nishimura) adalah komet berperiode panjang yang ditemukan oleh Hideo Nishimura pada 12 Agustus 2023.
Dengan busur pengamatan tujuh bulan, periode orbit keluar komet tersebut diperkirakan sekitar 406 tahun.
Eksentrisitas sebesar 0,996 memberikan komet tersebut sumbu semi-mayor (jarak rata-rata dari Matahari) sekitar 57 AU, yang sebanding dengan jarak rata-rata Eris pada 68 AU.
Komet tersebut tidak akan meninggalkan Tata Surya, akan sampai ke aphelion (jarak terjauh dari Matahari) pada tahun 2227, dan kembali sekitar tahun 2430.
Astronom amatir Jepang, Hideo Nishimura menemukan komet tersebut dalam gambar yang diperolehnya menggunakan lensa telefoto 200 mm f/3 yang dipasang pada Canon EOS 6D pada 12 Agustus 2023, saat komet tersebut berjarak 1,0 AU dari Matahari.
Waktu terbaik mengamati Komet C/2023 P1 (Nishimura) telah berakhir pada 10 September 2023 kemarin. Berhasil ngamat?
Ini momen sang komet dengan ekor panjangnya bersama Venus pada 10 September 2023 di langit Slovakia.
📷 Petr Horálek pic.twitter.com/Stx7OtJwVYDia juga menemukannya dalam gambar yang dia ekspos pada malam sebelumnya.
Gambar pra-penemuan dari 19, 24, dan 25 Januari 2023 dari PanSTARRS diidentifikasi oleh Robert Weryk yang memperpanjang masa pengamatan menjadi tujuh bulan.
Komet tersebut muncul di dalamnya sebagai objek bintang dengan magnitudo tampak sekitar 22.
Komet tersebut saat ditemukan terletak di langit fajar dan bergerak mendekati Matahari dan berada kurang dari 50 derajat dari Matahari sejak April 2023.
Magnitudo tampak diperkirakan sekitar 10–11.