WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Hingga kemarin, Selasa (12/9/2023), kadar garam (klorida) air baku PT Air Minum (PAM) Bandarmasih masih di atas batas normal.

Data hasil pengujian kadar Klorida 12 September 2023 mulai mengalami penurunan dibanding Senin (11/9).

Namun demikian, grafif menunjukan angka kadar garam masih berada di level merah, yang artinya masih di atas batas normal.

Batas aman konsentrasi klorida (Cl-) dalam air minum yang direkomendasikan Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 adalah 250 mg/L.

Baca juga: 3 Amalan Abah Guru Sekumpul Saat Arba Musta’mir atau Rebo Wekasan

"Sehubungan Meningkatnya Kadar Garam / Intrusi Air Laut, kami Menghimbau Kepada Seluruh Pelanggan PAM Bandarmasih Khususnya Di Wilayah Ujung Jaringan Agar Bisa Menyiapkan Penampungan Guna Mengantisipasi Sewaktu-waktu Terjadi Penurunan Distribusi Sampai Dengan Mati Total," imbau PAM Bandarmasih.

Hasil pemantauan kadar garam air baku PAM Bandarmasih hingga 12 September 2023. (wartabanjar.com - Humas)

Berikut Wilayah Ujung Jaringan Pelanggan PAM Bandarmasih

  1. Banjarmasin Barat :
    Pelambuan, Kuin Selatan, Teluk Tiram, Kampung Arab, Kuin Cerucuk.
  2. Banjarmasin Selatan :
    Gerilya, Mantuil, Kuin Kacil, Gunung Meranti, Tatah Bangkal Luar, RK Ilir, Tembikar Kanan dan Kiri.
  3. Banjarmasin Utara :
    Sei Andai, Alalak Selatan, Tengah dan Utara, Simpang Gusti, Cemara Ujung.
  4. Banjarmasin Timur :
    Kampung Sasirangan, Sungai Baru, Banua Hanyar. (ernawati)

Editor: Erna Djedi