Saat upaya pemadaman, papar Sugiannor, sempat terkendala dengan kondisi air sungai yang sedang surut, sehingga kesulitan mendapatkan sumber air.
“Selain itu, kondisi bangunan yang terbuat dari kayu sehingga lebih mempercepat penyebaran kobaran api,” papar Sugiannor.
Sementara itu, salah seorang korban kebakaran, Faidhan mengaku tak bisa menyelamatkan apapun atas musibah ini.
“Hanya bisa selamatkan diri, tak bisa lagi menyelamatkan barang apapun, yang ada didalam rumah, soalnya api langsung besar. Hanya tersisa baju di badan saja,” ucap korban.
Beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, namun untuk kerugian masih belum dapat diperkirakan.
Sementara masih menunggu hasil pendataan dari pihak Pemko Banjarmasin, dan hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. (iqnatius aprianus)
Editor: Erna Djedi







