Capaian PAD Rendah, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin : Pemasukan dan Pengeluaran Harus Seimbang

Diwartakan sebelumnya, beberapa rekanan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin ‘menjerit’, hasil pelaksanaan pekerjaan mereka belum dibayarkan oleh pemko. Beredar kabar, tidak adanya pembayaran kepada rekanan ini dikarenakan kas daerah kosong.

Kabar itu dikuatkan dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin hanya realisasi 43 persen sebagaimana yang disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Banjarmasin, Edi Wibowo.

Data didapat wartabanjar.com, realisasi PAD Kota Banjarmasin ternyata baru sekitar 28 persen atau sekitar Rp 237 miliar lebih. Target realisasi PAD Kota Banjarmasin di tahun ini sebesar Rp 822.243.065.500.

Terpapar data, PAD pajak reklame capaiannya baru 13 persen atau sekitar Rp 1.775.025.992. Pajak hiburan 18 persen atau sekitar Rp 7.771.965.968. Pajak sarang burung walet hanya empat persen atau sekitar Rp 68 jutaan.

Sedangkan pajak restoran ditengah menjamurnya warung makan-warung makan di Kota Seribu Sungai ini, progresnya bagi PAD di Juli 2023 ini hanya sekitar 20 persen atau sekitar Rp 52.037.667.436. (has)

Baca Juga : Kabar Kas Pemko Banjarmasin Kosong Bikin Rekanan ‘Gigit Jari’, BPKAD Beri Penjelasan

Editor : Hasby