Dilepas sang Istri, Gubernur Kalsel Awali 6 Hari Turun ke Desa Gunakan Motor Trail
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Mengusung misi menangani inflasi, stunting, perekaman e-KTP dan penanaman pohon serta meyapa masyarakat, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, meimpin rombongan Turun ke Desa (turdes) yang ke 9 menuju ke 11 kabupaten se-Kalsel.
Dilepas oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah dan diiringi doa Abuya Arrazy Hasyim mengantar keberangkatan rombongan turdes yang dipimpin oleh Gubernur Kalsel melaju menuju titik lokasi pertama yaitu Kabupaten Barito Kuala.
Dalam sambutannya, Sahbirin Noor yang menunggang motor trail mengatakan pada turdes ke 9 yang mengusung tema “Lintas Beribu Sungai Banua” sebagai upaya agar mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga dan merawat beribu sungai yang ada di Kalimantan Selatan.
“Kalau Banjarmasin itu kota seribu sungai, kalau kalimantan selatan ini beribu sungai banua, karena kita anggap sungai ini sebagai ibu pertiwi yang harus kita jaga dan kita rawat agar ibu pertiwi tidak marah,” katanya, Kamis (3/8/2023).
Baca juga: Dislautkan Kalsel Siapkan Ikan di Turdes Gubernur Kalsel
Ia menambahkan, Turdes kali ini juga dalam momentum memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2023, sekaligus Hari Jadi ke 73 Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kita bersama jajaran kepala SKPD turun langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan berbagai bantuan,” ucapnya.
Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, Ia mengingatkan kepada rombongan yang ikut pada turdes kali ini untuk menjaga ketertiban, keamanan dan keselamatan bersama pada saat berkendara.
“Semoga kita berangkat selamat dan pulang selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Abuya Dr. Arrazy Hasyim mendoakan rombongan diberi keselematan dan terus membuka qolbunya sehingga bisa menyerap aspirasi rakyatnya.
“Selamat kepada Gubernur Kalsel dan semua tim bersembahyang di alam, sehingga ketahuan ternyata masih banyak rakyat yang belum tersentuh. Orang yang paling hidup bukan hanya baca kitab tetapi baca alam semesta,” pungkas Buya.