Bacawapres Anies Belum Juga Diumumkan, Ini Keinginan-keinginan Partai Koaliasi
"Jadi tidak pas mewacanakan cawapres Anies dari tokoh nonparpol. Wacana ini bertentangan dengan fitrah partai politik yang menjadi pilar demokrasi dan pemegang mandat sebagai peserta pemilu," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/8/2023).
Kamhar juga menegaskan, dalam kriteria cawapres yang telah ditetapkan Anies, tidak ada sama sekali kriteria yang tak membolehkan figur berlatar belakang parpol.
Menurut dia, tudingan figur parpol tak akan bisa berlaku adil terhadap partai lainnya, merupakan tudingan yang sudah pasti keliru dan ahistoris.
"Pak SBY telah membuktikan selama 10 tahun menjadi presiden dan Partai Demokrat sebagai the ruling party, bisa berlaku adil terhadap mitra koalisi. Itu antara lain menjadi fungsi manajemen atas kesepakatan yang dibangun," ungkap Kamhar.
Sementara PKS tidak mempermasalahkan apakah cawapres Anies berasal dari kader partai politik atau tokoh nonpartai politik.
PKS menyerahkan sepenuhnya keputusan cawapres kepada Anies Baswedan dan siap mendukung siapa pun yang Anies pilih nantinya.
"Apa pun yang dipilih Mas Anies, kita akan dukung,” kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.
Untuk itu, kata Mardani, PKS tidak mempermasalahkan jika Anies akhirnya memilih Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres. Namun, kata dia, pihaknya juga mendorong nama-nama lain yang berpeluang terlepas mereka kader parpol atau non-parpol.
"Selalu saya katakan Mas AHY punya peluang, tetapi kami PKS Kang Aher juga punya peluang. Tetapi belakangan, Mbak Yenny kah, Mbak Khofifah, atau Mbak Susi punya hak juga. Dan semua nanti Mas Anies yang memutuskan,” kata Mardani. (edj)
Editor: Erna Djedi
Berita ini telah tayang di Berita.com dengan judul Soal Bakal Cawapres Anies, Nasdem, Demokrat, dan PKS Berbeda Pendapat