Dalam bentuk kebersamaan seluruh jemaah kloter 16 yang memilih Nafar Tsani dan kuasa Allah SWT jemaah mendapat waktu keramat, yakni Ba’da Zawal.
H Masruri selaku PHD dan Pembimbing Ibadah Haji menuturkan, dia dan jemaah sangat terharu dan merasa bahagia dapat melontar 3 jumroh pada hari ke- 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Hal ini sesuai pendapat Imam Hanafi, Maliki, Syafi’ie, dan Hambali bahwa melontar 3 Jumroh pada hari Tasyriq berdasarkan Hadits Nabi adalah Ba’daz Zawal, walaupun ada Imam lain dengan ijtihadnya yang membolehkan Ba’dal Fajri Wa Qablaz Zawal.
Baca Juga: Lukisan Pizza Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Reruntuhan Kota Pompeii, Italia
Salah seorang jemaah asal Desa Pekauman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Anang Arsad mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pembimbing Ibadah Haji kloter 16, Hj. Nahdiyatul Husna, PHD Pembimbing Ibadah Haji, H. Masruri dan Petugas Kesehatan, dr. Riana beserta Ns Rusihan dan Ns Sibwaihi yang selalu membersamai jemaah dengan memberikan solusi terhadap segala permasalahan yang dihadapi, dari keberangkatan ke Arafah sampai melontar 3 Jumrah di Mina.
“Dan yang sangat menyenangkan serta membuat kami terharu sampai berderai air mata bahagia adalah kloter 16 bisa mengambil Nafar Tsani dan melontar 3 jumrohnya Ba’daz Zawal, sesuai dengan pelajaran manasik haji yang disampaikan para kyai/para tuan guru sepuh di kampung halaman,” katanya. (bjr)
Editor: Yayu







