Viral Wasiat Gusdur Ramalkan Anies Baswedan Jadi Presiden, Cek Fakta
WARTABANJAR.COM - Unggahan akun Facebook bernama Surduaa mengunggah video dengan durasi 10 menit berjudul “Heboh Isi Surat Wasiat Gusdur Ternyata Gusdur Ramal Anies Jadi Presiden 2024”.
Tertulis bahwa Ganjar sudah tamat karena seluruh ulama NU sepakat dukung Anies capres 2024.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut hanya membacakan artikel wartaekonomi.id berjudul “Mencengangkan! Blak-blakan Sebut Anies Baswedan Pantas Jadi Pemimpin Indonesia, Alasan Pak Kiai Nggak Main-main: Dia Tahu Betul Mengenai…“ yang terbit pada 14 Maret 2023.
Baca Juga
Pelakor Makassar Menghilang Usai Dikeroyok
Dikutip turnbackhoax.id, pada artikel tersebut dituliskan beragam dukungan mulai berdatangan ke Anies Baswedan, salah satunya dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan.
Mewakili ulama dan tokoh masyarakat setempat, KH Dodo Syarif Hidayatullah mengungkapkan Anies Baswedan mampu memimpin Indonesia yang terkenal dengan keanekaragamannya.
Video tersebut juga serupa dengan isi artikel djawanews.com yang diunggah pada 23 Agustus 2022, berjudul “Tak Bisa Dihiraukan, Duet Anies-AHY Unggul di Tiga Simulasi Pilpres 2024.”
Artikel tersebut menuliskan hasil Survey Independen yang menunjukkan duet Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) unggul dari pasangan lainnya pada tiga simulasi Pilpres 2024.
Narasi pada video tersebut identik pula dengan artikel nasional.sindonews.com yang terbit pada 22 Agustus 2022, berjudul “Anies-AHY Berpeluang Diusung Jika PKS, NasDem, Demokrat Berkoalisi.”
Mengutip dari merdeka.com, justru Gusdur menyebut Prabowo akan menjadi presiden di masa tua bukan Anies Baswedan. Isi ramalan tersebut tidak benar atau hoaks.
Jelang Pilpres 2024 ini, tak sedikit masyarakat yang mengaitkan ramalan mantan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gusdur yang pernah menyebut Prabowo akan menjadi presiden di masa tuanya.
Ramalan Gusdur tersebut kembali disampaikan cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari, KH Irfan Yusuf Hakim atau Gus Irfan saat bertemu Prabowo di Pondok Pesantren Tebuireng.(aqu)
Editor Restu