Disperindag Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Ayam, Telur dan Bawang di Kota Banjarmasin

WARTABANJAR.COM. BANJARMASIN – Akhir akhir ini kenaikan harga bahan pokok seperti ayam dan telur sudah membuat konsumen di Kota Banjarmasin resah.

Tidak hanya harga ayam dan telur, akan tetapi harga bawang juga mengalami kenaikan yang signifikan.

Menurut pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, harga ayam, telur dan bawang merah dan putih sudah mulai menurun.

“Seminggu kenaikan ayam, lalu ada kenaikan harga telur, pemicu kenaikan harga ini karena harga pakan yang mahal, secara nasional,” ujar Kabid Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Disperindag Kota Banjarmasin, Rakhman Nurahim, Selasa (6/6/2023).

Karena, jelas Rakhman, pakan ternak bukan jagung biasa, tapi jagung import. “Mungkin import produksi ini tidak banyak,” ujar Rakhman kepada wartabanjar.com.

“Malah bawang merah dan bawang putih sudah turun hari ini, yang awalnya dari Rp 45 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilo,” jelas dia.

Perlu digaris bawahi, papar dia, Banjarmasin adalah kota jasa, pergudangannya pun ada di kita. “Asumsinya harga kebutuhan pokok pasti rendah daripada Banjarbaru atau Martapura. Karena transit pertama dari Banjarmasin dan biasanya rata rata pedagang Banjarmasin membaginya ke daerah Marabahan, Pelaihari sampai ke Hulu Sungai. InsyaAllah kebutuhan pokok di Banjarmasin pasti ada, kada (tidak) pernah kekurangan, ” lanjut Rakhman.

Selain itu, ungkapnya, inflasi sekarang tembus 4,69 yang awalnya bulan berada di 5. “Sebenarnya yang berpengaruh besar di angka inflasi harga angkutan bahan pokok, kalau harga angkutan murah otomatis harga bahan pokok juga murah,” katanya mengakhiri penjelasannya.(Rdh)

editor: didik tm