Delapan calhaj lainnya tidak berangkat karena hamil dan menyusui, lima orang lantaran sudah pernah haji, serta 111 calhaj dengan berbagai alasan lain.
Sebagaimana diketahui, Senin (29/5) kloter pertama Embarkasi Banjarmasin diberangkatkan melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin menyampaikan, pihaknya berupaya mengisi kekosongan jemaah yang batal beeangkat, agar kuota 3.818 tetap terpenuhi.
“Kita sudah menggelar rapat dengan Garuda Indonesia, selaku maskapai yang melayani penerbangan haji untuk mengantisipasi apabila ada jemaah yang tidak bisa berangkat,” jelasnya.
Menurut Tambrin, Kanwil Kemenag sepakat sesuai arahan Menteri Agama, semua kursi yang tidak dipenuhi harus ditutupi.
“Petugas yang berhalangan juga ditutup, sehingga kuota tetap terpenuhi,” tambahnya.
Sesuai aturan, calhaj yang tidak dapat berangkat diganti oleh calhaj cadangan yang sudah melunasi Bipih dan dokumennya lengkap. (edj/hms)
Editor: Erna Djedi







