WARTABANJAR.COM, DENPASAR – Seorang dokter marah-marah dan melakukan penganiayaan kepada pegawai Restoran Karen’s Dinner di Badung, Bali.
Masalahnya ternyata hanya sepele, sang dokter kesal lantaran dipanggil tanpa menyebutkan gelar dokter miliknya, akhirnya ia menganiaya pegawai restoran Karen’s Dinner.
Menurut Kapolsek Kuta Utara Kompol I Made Pramasetia, pelanggan yang dimaksud sudah dipanggil untuk diperiksa.
“Sudah dipanggil untuk diperiksa, sudah panggil begitu kejadian, tapi untuk diperiksa besok,” ucap Pramasetia, Rabu (17/5).
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 14:58 WITA.
Saat itu, seorang pria berinisial TK datang ke Karen’s Diner Bali, yang berada di Jalan Batu Belig, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Menurut manajemen Karen’s Dinner Bali, pelanggan tersebut melakukan penganiayaan kepada pelayan dengan memukul hingga menjambak rambut. Diduga didasari rasa kesal dengan pelayanan yang tidak ramah.
“Telah terjadi kekerasan fisik kepada staff Karen’s Diner Bali, oleh salah satu dokter berinisial TK yang tidak terima ketika dipanggil namanya secara langsung tanpa menggunakan gelar dokter,” mengutip keterangan Karen’s Dinner Bali.
“Serta tidak mau mengikuti peraturan “House Rules” yang berlaku di Restoran kami, dengan konsep Gimmick pelayanan yang tidak ramah, judes, serta warning di pintu masuk.”
Karen’s Dinner Bali menyatakan bahwa seluruh pelayan memang telah dilatih untuk bersikap tidak ramah terhadap pelanggan. Akan tetapi, itu semua hanya berpura-pura dengan tujuan menghibur para pelanggan.
“Manajemen Karen’s Diner Bali turut prihatin akan kejadian yang menimpa staff kami, dan akan mendampingi korban untuk proses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku,” mengutip akun Instagram Karen’s Dinner Bali.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor : didik tm
Dokter Aniaya Pelayan Restoran Karen’s Dinner Bali, Hanya Gara-gara Dipanggil Tanpa Gelar






