Pemilik Toko Air Mineral Tewas Dimutilasi Jadi 4, Mayatnya Dicor di Celah Bangunan Tersisa Bagian Kaki
WARTABANJAR.COM, SEMARANG - Masyarakat kembali digegerkan dengan penemuan mayat pria yang tewas mengenaskan, diketahui jasad tersebut merupakan seorang pemilik toko air mineral di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Kota Semarang pada Senin (8/5/2023)
Pemilik toko tersebut menjadi korban mutilasi, hingga seluruh bagian tubuhnya dicor beton di samping rukonya sendiri.
Awal mula ditemukannya korban yakni saat istrinya mencari sang suami ke toko karena 4 hari tak pulang, lalu menghubungi warga yang tinggal di sekitar dan ke pemilik lahan.
Namun, tak ditemukan hingga akhirnya membuka paksa ruko lalu bau tak sedap tercium dari dalam. Saat menyusuri tempat tersebut, terdapat gundukan cor dengan terlihat kaki di atasnya.
Hal tersebut langsung dilaporkan pada Polisi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Baca juga: Kecelakaan di Jalan Lingkar Banjarbaru, Truk Sampah Terguling, Sedan Alami Ringsek
Mereka membongkar cor-coran berisi mayat yang berada di celah antar bangunan di tempat usaha tersebut, yang kemudian diketahui adalah Irwan, pemilik toko.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan, menyampaikan bahwa masyarakat melaporkan adanya bau kurang enak dari tempat penjualan galon Arga Tirta jam 12 siang.
Pemilik tempat tersebut kemudian mengecek sumber bau tersebut. Ia lalu menemukan mayat dengan kondisi kepala sampai bawah korban dicor, dengan kaki terlihat di antara celah bangunan.
Korban adalah Irwan (50), pemilik kios air tersebut. Ia diduga tewas dibunuh. Karyawan Irwan tidak terlihat di lokasi.
Menurut keterangan salah satu warga, toko sudah tutup dari 3 hari yang lalu.
Irwan sendiri sudah 4 hari tidak terlihat. Irwan disebut kerap terlihat bekerja dengan 1 orang karyawannya.
Menurut warga juga, Irwan mempunyai 2 karyawan laki-laki yang mengontrak sekitar 6-7 bulanan. Tempat isi ulang air minum belum lama beroperasi.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, menjelaskan korban dimutilasi menjadi 4 bagian sebelum di cor.
Sejauh ini, kapolres menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan satu orang saksi dan menemukan sebilah pisau di lokasi kejadian. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi