Viral Pendeta Hindu India Serukan Serang Mekkah dan Rebut Ka’bah

“Jika kita tak merebut Mekkah, jika kalian tak menaklukkan Mekkah, maka tak akan ada kekuatan di bumi ini yang bisa melemahkan Islam. Kalian harus menaklukkan Mekkah. Kalian harus menyerang [Mekkah], yang dari mana kanker merebak.”

Dalam video lain, Narsinghanand juga menyerukan agar para pengikutnya mulai angkat senjata untuk melawan umat Islam.

“Pada 2029 atau 2034 atau 2039, seorang Muslim akan menjadi perdana menteri. Ketika seorang Muslim menjadi PM, 50 persen orang Hindu akan pindah agama. Sekitar 40 persen akan dibunuh, 10 persen akan tinggal di kamp pengungsi atau negara lain,” tuturnya.

“Jika kalian mau menghindari masa depan seperti ini, maka jadilah lelaki dan angkat senjata.”

Pada 2022 lalu, Yati mengatakan seharusnya tidak ada lembaga seperti madrasah. Komentarnya muncul saar berbicara tentang survei yang sedang berlangsung terhadap madrasah yang tidak diakui oleh pemerintah Uttar Pradesh.

“Semua madrasah harus diledakkan dengan bubuk mesiu, seperti yang dilakukan Cina. Semua siswa madrasah harus dikirim ke kamp-kamp agar virus yang disebut Quran dihapus dari otak mereka,” kata Yati dalam sebuah video yang dikutip IndiaToday.(aqu/berbagai sumber)

Editor Restu