BPKP Telisik Pengadaan CT Scan di RSUD Sultan Suriansyah, Diduga Inefisiensi Keuangan Negara

Baca Juga : Hasil Uji Balistik Kaluar: Senjata Api Pembunuhan Lansia di Mengkauk Banjar Berkaliber 9 MM

Direktur RSUD Sultan Suriansyah, dr Syaukani beberapa waktu lalu saat ditemui diruang kerjanya, didampingi Kabid Pelayanan Kefarmasian dan Penunjang, Ahdiat Shobari, dr Syaukani menyangkal jika disebut mubazir.

“Mubazir itu kalau dibeli tetapi tidak dipakai, ini bukannya tidak dioperasionalkan tetapi kami menunggu perizinannya,” sanggahnya, Selasa (28/3/2023).

Ditegaskannya, pihaknya pun menginginkan CT Scan yang dibeli menggunakan APBD tahun 2022 itu segera dioperasionalkan.  

Dr Syaukani menjelaskan, kondisi menunggu perizinan operasional CT Scan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) RI ini tidak hanya dialami oleh RS Sultan Suriansyah, tetapi juga beberapa rumah sakit lainnya di Indonesia. Dia juga menjelaskan, pengadaan CT Scan tersebut sudah ada usulannya sejak 2020 mengingat sangat dibutuhkan oleh rumah sakit, namun baru terealisasi di tahun 2022 lalu. (has)

Editor : Hasby