WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru melalui Seksi Opsdal bersama dinas sosial kota banjarbaru Melakukan kegiatan Cipta Kondisi, yakni melaksanakan pengawasan, pemantauan, pengendalian dan penindakan terkait ketertiban umum diwilayah kota Banjarbaru

"Dasar pelaksanaan kegiatan, Perda NO.6 Tahun 2014 Tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat," ujar Kasatpol PP Kota Banjarbaru, Hidayaturahman SSos MSi.

Dalam giat ini, petugas menyasar PMKS di sepanjang Jalan A Yani Banjarbaru, Jalan Panglima Batur dan Jaln Nadjmi Adhani.

Dari hasil razia yang digelar Kamis,30 Maret 2023 Pukul 14.00 - 17.15 Wita itu, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan dinas sosial melakukan penertiban PMKS (Penderita masalah kesejahteraan sosial) di lokasi-lokasi tersebut.

Para PMKS yang ditertibkan pun beragam dari Pedagang Kaki Lima (PKL),Gelandangan dan penyandang disabilitas,total ada 36(tiga puluh sembilan), PMKS Yang didapati petugas yang terdiri dari 10 (sepuluh) orang anak kecil dan 26 (dua puluh sembilan) orang dewasa.

"Kemudian para PMKS Yang didapati diserahkan ke rumah singgah berkarakter dinas sosial kota banjarbaru untuk kemudian didata dan dibina," jelas Kasatpol PP.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata petugas mendapati satu keluarga berjumlah tujuh orang asal Kabupaten Kapuas, Kalimantan tengah yang mengemis di Kota Banjarbaru.

Para pengemis ini mangkal di depan Museum Lambung Mangkurat, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Saat dirazia, pasangan suami istri ini membawa lima orang anak

Mereka diamankan saat sedang duduk di atas trotoar tepi Jalan A Yani Km 35,5 Banjarbaru.

Kepada petugas, pengemis ini mengaku cuma beristirahat.

Namun petugas tak percaya. Pasalnya keluarga pengemis asal Kapuas ini rupanya sudah lama jadi incaran aparat Satpol-PP dan Dinas Sosial Banjarbaru.

Petugas kesulitan mengamankan keluarga pengemis ini karena sering berpindah-pindah.

Keluarga pengemis ini kemudian diboyong petugas gabungan ke Rumah Singgah Berkarakter milik Dinsos Banjarbaru.

Selain itu petugas juga mengamankan motor bebek beserta gerobak yang dipakai keluarga pengemis tersebut dalam setiap pindah lokasi.