Selama seseorang berpuasa, orang-orang yang mengidap gastritis akan makan lebih teratur.
Ketika seseorang berpuasa, jam makannya akan sama setiap hari, sehingga kebiasaan tubuh akan berubah juga.
“Selama puasa tidak ada asupan makanan, itu merupakan kesempatan bagi pencernaan untuk dia berhibernasi. Jadi dia rehat dan memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga menjadi lebih baik,” jelas pengurus Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) ini.
Tak hanya itu, alasan lain yang menurutnya dapat meredakan penderita asam lambung, yaitu tingkat pengelolaan stres yang baik.
Umumnya, seseorang yang berpuasa akan lebih sabar dan berusaha mengontrol rasa stresnya. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







