WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Imbas banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar juga berdampak pada dunia pendidikan.

Sarana prasana dan infrastruktur pendidikan seperti sekolah turut menjadi korban setelah direndam banjir yang sudah hampir satu bulan terjadi di Kabupaten Banjar.

Berdasarkan data yag disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, setidaknya adan 21 Sekolah Dasar (SD) dan 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdampak banjir.

SD yang terdampak, yakni SDN Sungai Batang Ilir, SDN Dalam Pagar Ulu 2, SDN Astambul Seberang, SDN Kelampayan Ilir 2, SDN Pingaran 1, SDN Bincau Muara, SDN Jawa Laut 1, SDN Bincau 1, SDN Keraton 2, SDN Tunggul Irang, SDN Lok Cantung, SDN Bumi Rata, SDN Tanah Intan, SDN Sungai Raya 1 dan 2, SDN Banua Anyar, SDN Bawahan Selan 3 dan SDN Pengaron 3 dengan kondisi lantai bangunan terendam.

Baca juga: PUPR Tanah Bumbu Akui Dana Rp7 Miliar Tidak Cukup Aspal Jalan Alternatif Km 171 Satui

“Sesuai arahan Bupati Banjar dilakukan tindak lanjut atau upaya peninggian lantai bangunan dan pengurukkan. Ada juga sekolah dengan pembangunan ruang kelas baru dengan peninggian,” ujar Liana.

Liana menambahkan, untuk SMP yang terdampak di antaranya adalah, SMPN 2 Martapura Timur, SMPN 2 Martapura Barat, SMPN 1 Cintapuri Darussalam, SMPN 5 Martapura, SMPN 3 Simpang Empat, SMPN 2 Sungai Tabuk, SMPN 1 Kertak Hanyar, SMPN 4 Astambul, SMPN 1,2 dan 3 Pengaron.

Kondisi SMP terdampak di antaranya pada bangunan sebagian ada yang terendam termasuk akses jalannya serta halaman terendam banjir.

“Upaya yang akan dilakukan adalah peninggian tinggi lantai bangunan serta pembangunan ruang kelas baru pada SMPN 2 Martapura Barat, berikut pembangunan ruang guru/ kepsek dan TU,” ungkap Liana.

Selain itu juga akan dilaksanakan pemagaran paving pada SMPN 2 Sungai Tabuk, rehabilitasi sedang dan berat rumah dinas kepsek, guru, penjaga SMPN 2 dan 3 Pengaron. (edj/mc)

Editor: Erna Djedi