Mantan asisten pelatih di tim Liga Malaysia, Johor Darul Ta’zim ini memberikan kredit tersendiri untuk pemainnya saat laga lawan Madura United lalu. “Membuat kesalahan di pertandingan adalah hal yang biasa. Kami bermain dengan penguasaan bola dan bermain dengan risiko melakukan kesalahan seperti hal tersebut. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana pemain memberikan respon setelah melakukan kesalahan,” tegasnya.
Di sisi lain, saat Persis punya modal yang bagus karena di laga sebelumnya menang 3-2 atas tuan rumah Madura United, sang calon lawan yakni Borneo FC justru sebaliknya. Pesut Etam sedang “sakit” karena baru saja mengalami dua kali kekalahan beruntun yakni kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya dan 0-1 dari Dewa United FC.(aqu/rls)
Editor Restu







