BMKG Ingatkan Potensi Kebakaran Lahan di Bulan ini
WARTABANJAR.COM - Potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin tinggi memasuki musim kemarau yang diperkirakan akan dimulai pada April - Mei 2023 mendatang. Untuk itu, pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk waspada dan siap-siaga menghadapi hal tersebut.
"Pemerintah Daerah harus bersiap, masyarakat pun perlu diedukasi dan diberikan sosialisasi agar juga melakukan pencegahan dan antisipasi dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, sebagaimana dikutip InfoPublik dari laman bmkg.go.id pada Minggu (29/1/2023).
Adapun potensi ancaman kebakaran terutama pada daerah-daerah yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.
3 Truk HD melintas di Desa Batik Batola Buat Kemacetan
Dwikorita mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, terdapat potensi terjadinya penurunan curah hujan setelah 3 tahun terakhir 2020, 2021, 2022 terjadi La Nina dan kondisi curah hujan diatas normal. Sehingga dikhawatirkan dapat terjadi peningkatan potensi Karhutla seperti yang terjadi pada 2019.
Musim kemarau tersebut, sambung dia, sesuai dengan prediksi yang pernah disampaikan BMKG pada Oktober 2022 lalu dimana diprediksikan kondisi La Nina akan makin melemah dan transisi menuju kondisi netral.
"BMKG bersama BNPB, BPBD, TNI/Polri, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Pemprov, dan Pemkab setempat terus berkoordinasi dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi dan persiapan, serta peringatan dini menghadapi karhutla, termasuk menyiapkan skenario operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC)," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menerangkan bahwa hingga enam bulan kedepan, BMKG memprediksi bahwa sifat curah hujan bulanan akan didominasi oleh kategori normal.
Namun sifat curah hujan kategori bawah normal berpeluang terjadi di sebagian Sumatra bagian tengah, sebagian Kalimantan bagian tengah, sebagian Sulawesi bagian tengah dan sebagian kecil Papua pada Februari-Maret 2023 dan sebagian besar Sumatera dan Jawa pada Mei dan Juni 2023.