Banjir Kabupaten Banjar Meluas ke Desa Sungai Jingah
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Polsek Karang Intan melaporkan kondisi keadaan ketinggian permukaan air yang telah menggenangi Desa Jingah Habang Hilir RT 02 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Sabtu (28/01/2023).
Terjadi peningkatan volume air dari aliran Sungai Martapura yang menggenangi badan
jalan dengan ketinggian air 5 centimeter sampai dengan 30 centimeter.
Dalam rilis Polsek Karang Intan, untuk jalur lalu lintas baik roda dua maupun roda empat melintas dengan kecepatan 5 km per jam.
Baca Juga
Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul Penuhi Area Kubah di H-1 Haul
"Jalur terpantau aman lancar dengan kecepatan R4 dan R2 melintas rata 5km/per jam.
Sebelumnya dilaporkan lebih seratus rumah terendam akibat banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (27/1/2023).
Banjir yang merendam rumah warga ketinggiannya bervariasi, dari 30 Cm hinggga 180 Cm.
Banjir ini diakibatkan beberapa hari terakhir ini intensitas hujan baik siang dan malam hari di wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Banjar, cukup tinggi.
Menyebabkan banjir melanda Desa Pengaron dan Desa Benteng Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.
Pada Jumat pagi debit air naik dari perkampungan warga hingga di jalan raya setinggi lutut orang dewasa.
Danramil 1006-02/Pengaron, Kapten Cpl Bagus Rijayatmo, bersama Kapolsek, Camat serta Personil Babinsa dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi banjir.
Kapten Cpl Bagus Rijayatmo menuturkan bahwa Jumat, 27 Januari 2023 meluapnya air sungai mengakibatkan dampak banjir di Kecamatan Pengaron akibat curah hujan tinggi menyebabkan beberapa desa terdampak terendam banjir.
Adapun di antaranya Desa Pengaron, ketinggalan air 30 cm sd 180 cm, dengan jumlah rumah yang terendam 110 Rumah sebagian kecil perabotan rumah tangga terendam.
Untuk Desa Benteng juga mengalami banjir dengan ketinggalan air 30 cm sampai dengan 100 cm, rumah yang terendam 32 buah sebagian perabotan rumah tangga terendam.
Hingga saat ini dilakukan pengevakuasian terhadap warga dan barang warga, membersihkan sebagian ranting dan pohon serta memberikan imbauan kepada warga agar waspada terhadap banjir yang bisa datang kapan saja.