Angka itu sangat berbanding terbalik dengan jumlah kasus yang selama ini dilaporkan pemerintahan Presiden Xi Jinping.
China belakangan memang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak negara itu mencabut kebijakan nol-Covid mereka pada 7 Desember.
Pada 28 Desember, jumlah kematian resmi akibat Covid-19 di China mencapai 5.246 kasus sejak pandemi.
Namun kemudian banyak ahli yang menduga jumlah sebenarnya jauh lebih banyak daripada yang dilaporkan otoritas China.
Negara tersebut selama ini membantah terjadi lonjakan kasus virus corona, namun terkini Presiden Xi Jinping mengaku negaranya tengah kesulitan menghadapi tsunami Covid-19.
Kendati demikian, pemerintah China saat ini mulai mengklasifikasi kasus kematian yang terjadi di negaranya.
Apabila seseorang ditemukan meninggal karena sesak nafas yang disebabkan Covid-19 namun sebelumnya memiliki riwayat penyakit, dia tidak akan diidentifikasi sebagai kematian akibat virus corona. (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca juga: Pentas Musik Underground di Mariga Coffee, Unit Gigs Darurat Galang Dana untuk Anak Jalanan






