Dia menjelaskan, berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pada momen Nataru 2023 ini diperkirakan bakal ada 1,9 juta orang yang bergerak menuju Yogyakarta, atau sekitar 19,7 persen dari keseluruhan pergerakan di momen tersebut.
“Sehingga Yogyakarta menjadi daerah tujuan wisata dengan pergerakan terbanyak pada masa Nataru 2023, atau mencapai sekitar 19,7 persen,” ujarnya.
Sementara asal kota dari masyarakat yang akan bepergian pada momentum Nataru nanti, antara lain yakni berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dengan total hingga mencapai 7,1 juta orang.
“Atau setara dengan 16,5 persen dari total pergerakan nasional, yang mencapai sebesar 44,2 juta orang,” kata Budi.
“Mobilitas pergerakan masyarakat akan didominasi oleh mobil pribadi sebanyak 28,26 persen, dan sepeda motor sebanyak 16,47 persen. Jalur yang akan paling banyak dilalui mobil adalah jalur jalan tol sebesar 58,7 persen, dan jalur arteri sebesar 41,3 persen,” ujarnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







