WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan terus mengembangkan potensi wisata yang ada di kawasan Tahura Sultan Adam yaitu di Mandiangin dan Bukit Batu, Sungai Luar.
Dua lokasi tersebut merupakan ekowisata andalan Provinsi Kalimantan Selatan yang saat ini ramai dikunjungi masyarakat, terutama lagi saat weekend.
Tahura Sultan Adam selaku pengelola kawasan tersebut selalu berupaya memberikan kenyamanan, kebersihan dan keselamatan bagi setiap pengunjung.
Adapun fasilitas dan prasarana umum yang tersedia seperti musholla, toilet, gazebo dan kantong-kantong sampah yang sudah tersebar di berbagai titik di Tahura, serta akses jalan yang sudah diaspal.
Semua itu dilakukan demi kenyamanan para pengunjung.
Kadishut Prov Kalsel Fathimatuzzahra mengatakan tidak hanya kenyamanan pengunjung yang menjadi prioritas layanan Tahura, namun keamanan dan keselamatan pengunjung adalah prioritas yang diutamakan.
“Kami sudah sejak lama menambah sarana dan prasarana di lokasi yang butuh perhatian khusus, seperti di kolam pemandian sudah dipasang papan peringatan dilarang berenang atau pun mandi bagi yang tidak bisa berenang tanpa pengawasan orangtua, pembina atau petugas,” ucap Fathimatuzzahra.
Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa disapa Aya ini mengatakan, sudah menambahkan personil petugas pengawas serta petugas yang sudah memiliki keterampilan pertolongan pertama (CPR) di lokasi – lokasi tertentu.







