WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perdagangan berencana membuka kembali kesempatan bagi masyarakat umum untuk berdagang di Pasar Bauntung.

“Kedepannya akan dibuka kembali untuk umum bagi para pedagang yang berminat berjualan di Pasar Bauntung, kita akan melakukan seleksi kembali untuk menambah aktifitas jual beli,” ujar Kepala Dinas Perdagangan melalui Kepala Bidang Penglolaan Pasar, Soegiantoro SE MM, Kamis (24/11/2022).

Pasar Bauntung Banjarbaru dengan konsep pasar tradisional modern yang beralamat di Jalan RO Ulin Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, beberapa bulan terakhir ini terus menambah saran dan prasarana guna menunjang terjadinya aktifitas jual beli.

Baca juga: Pertamina Pastikan SPBU, SPPBE dan Agen LPG di Cianjur Beroperasi Normal Pasca Gempa

Beberapa fasilitas yang sudah tersedia di Pasar Tradisional Modern ini diantaranya, tersedianya WiFi Gratis, Layanan Kesehatan Gratis, hadirnya e-Commerce atau Market Place, serta di Pasar Bauntung mulai menerapkan pengolahan sampah organik dan pengurangan kantong plastik.

Selain itu, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menghadirkan Kantor Kas Bank Kalsel yang memberikan pelayanan refresentatif. Beberapa saran dan prasarana yang sudah tersedia tersebut, bertujuan untuk mengoptimalkan operasional pasar dan menambah kenyamanan untuk terjadi transaksi jual beli.

Terlebih Pasar Bauntung Banjarbaru sudah memperoleh sertifikat Internasional Standardization Organization (ISO) atau Standar Nasional Indonesia (SNI) kategori A, pada bulan Desember 2021 silam. Dengan memilik sertifikat tersebut Pasar Bauntung menjadi salah satu lokus (tempat) dalam acara APKESI Wilayah V Regional Kalimantan 2022.

Baca juga: Bupati Zairullah Bersama Tim Asesmen Tinjau Lokasi Pembangunan Bendungan Kusan

Memang dalam perjalanannya, Pasar Bauntung Banjarbaru sudah melalui lika liku saat perpindahan dari Pasar Bauntung yang lama ke yang baru, hingga pasar tersebut sudah mulai ramai pedagang yang berjualan dan pengunjung yang berdatangan.

Soegiantoro mengatakan, selain adanya layanan Kesehatan Gratis yang diadakan setiap sebulan sekali, kedepan Pemerintah kembali menghadirkan beberapa inovasi terbaru.